Friday, December 4, 2015

Bahan Baku Pembuatan Tenun Tapis

Kain tapis Lampung yang merupakan kerajinan tenun tradisional masyarakat lampung dibuat dari benang katun dan benang emas. Benang katut adalah benang yang berasal dari bahan kapas dan digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kain tapis, sedangkan benang emas dipakai sebagai ragam hias pada tapis yang dirangkai dengan cara sulam. (Baca juga: koleksi kain tenun tapis Lampung)

Pada tahun 1950, para pengrajin tapis masih menggunakan bahas hasil olahan sendiri, khususnya untuk bahan tenun. Proses pengolahannya menggunakan system ikat, sedangkan penggunaan benang emas telah dikenal sejak lama.

Bahan baku kain tapis antara lain:
– Kapas digunakan untuk membuat benang katun
– Kepong ulat sutra untuk membuat benang emas
– Lilin sarang lebah untuk merenggangkan benang
– Akar serai wangi untuk pengawet benang.

Bahan untuk pewarna kain:
– Daun sirih untuk membuat warna kain tidak luntur
– Buah pinang muda, daun pacar, kulit kayu kejal untuk pewarna merah
– Kulit kayu salam, kulit kayu rambutan, untuk pewarna hitam
– Kulit kayu mahoni atau kulit kayu durian, untuk pewarna coklat
– Buah duku atau daun talom, untuk pewarna biru
– Kunyit dan kapur sirih untuk pewarna kuning

Namun saat ini bahan-bahan tersebut sudah jarang digunakan lagi disebabkan pengganti bahan-bahan itu sudah banyak tersedia dipasaran. Tersedianya bahan-bahan siap pakai, menjadikan pembuatan tapis bisa diselesaikan lebih cepat. Dahulu, untuk menyelesaikan selembar kain tapis dibutuhkan waktu berbulan-bulan, maka saat ini beberapa lembar kain tapis dapat dibuat dalam satu bulan.

Sumber:
Sujadi, Firman. 2012. Lampung: Sai Bumi Ruwai Jurai. Penerbit Cita Insan Madani: Jakarta


Keindahan Kain Sulam Usus

Sulam usus merupakan salah satu contoh warisan nenek moyang di daerah Lampung yang memiliki potensi pasar yang sangat besar, namun agak sedikit tertinggal karena sulaman yang dibuat dari sutera kecil tersebut memerlukan waktu lama dalam pengerjaannya. Misal: untuk membuat sebuah kebaya diperlukan waktu satu pekan pengrajutan.

Sulam usus adalah sulaman yang indah berbahan baku kain satin berbentuk usus ayam dengan motif yang khas. Sulam usus dirajut dengan benang emas dan ada pula yang disertai dengan kaca dan uang logam kuno. Motif yang dikembangkan pada sulam usus adalah motif-motif natural. Sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik pembuatan dengan sulam tangan.

Sulaman usus, biasanya dikerjakan ibu-ibu atau remaja putri. Kerajinan tersebut awalnya diperkenalkan masyarakat asli Lampung. Awalnya sulaman usus hanya sebagai kain penutup dada pada baju pengantin perempuan adat Lampung. Namun saat ini, sulama usus dikreasikan sebagai baju, kebaya, kemeja pria, hiasan dinding meja, sarung bantal kursi, kopiah, peci, hingga tempat tissue. (Baca juga: koleksi kain tenun tapis motif kaligrafi ayat kursi)

Dalam perkembangannya, sulaman usus banyak digunakan para desainer sebagai aksesoris rancangannya, bahkan pasarnya sudah masuk ke kalangan ekonomi kelas atas. Sulam usus banyak dipasarkan di dalam negeri seperti: Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sedangkan pemasaran ke luar negeri mencakup: Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Kelebihan sulam usus selain bentuk dan motifnya klasik dan unik, sulaman usus juga sangat halus. Selain itu, baju yang terbuat dari sulaman usus terasa cukup hangat namun tidak menjadikan gerah. Tidak heran jika sulaman usus banyak diminati oleh masyarakat.

Namun saat ini, pengrajin sulaman usus semakin sedikit karena pengerjaannya yang rumit, sehingga membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang tinggi.

Sumber:
Lampung Sai Bumi Ruwai Jurai, Firman Sujadi: Cita Insan Madani



Thursday, December 3, 2015

Agar Kain Songket Tahan Lama

Apabila Anda memiliki Kain Songket jangan kawatir bagaimana cara merawat agar kain songket tetap bagus. Simak Berikut cara merawat Kain songket agar tetap terlihat bagus :

1. Kain Songket jangan di cuci agar benangnya tidak rusak dan tidak keluar. (Baca juga: kain tenun tapis Lampung)

2. Setelah Kain Songket dipakai, di anjurkan  menggantung kain tersebut agar tetap mendapatkan angin.
3. Saat penyimpanan Kain Songket jangan di lipat agar benang-benangnya tidak rusak tetapi di gulung seperti karpet. dan saat di taruh di almari harus di kasih kapur barus agar tetap wangi

4. Kain songket jangan lupa sesekali di keluarkan agar dapat di angin-anginkan

Demikian tips yang dapat saya berikan, semoga tips ini dapat membatu anda dalam Penyimpanan kain songket agar kain tetap bagus dan tidak mudah rusak

Sumber:

http://balisongket.blogspot.co.id/

Sentra Kerajinan Kaligrafi Lampung

Kain tenun khas Lampung dengan motif asmaul husna. 99 nama Allah Ta'ala. Khusus didesain untuk hiasan dinding. Motif dibuat dengan metode sulam. Motif merupakan sulaman benang emas.

Ukuran panjang 150 cm dan lebar 75 cm. (Baca juga: rumah tapis Lampung)



99 Asmaul Husna

Cara Murah Bersihkan Kaca

Siapa yang tak ingin rumahnya bersih, nyaman dan segar? Saya pastikan deh, semua orang menginginkan rumahnya bersih dan nyaman. Rumah yang bersih tak hanya yang lantainya kinclong, tak ada sampah di dalamnya, tak ada pakaian atau benda lain yang berserakan dan tak ada sarang laba-laba di langit-langit rumah saja. Lebih jauh, rumah yang bersih juga memiliki kaca yang kinclong. Baik untuk kaca jendela, kaca pintu, kaca meja atau kaca cermin. (Baca juga: dekorasi tapis Lampung kaligrafi)

Untuk membuat kaca di rumah makin bening dan kinclong, salah satu caranya adalah dengan membuat pembersih kaca alami sendiri. Cara ini saya dapat dari saran beberapa sahabat dan juga dari laman goodhousekeeping.com, untuk membuat pembersih kaca alami sendiri sangatlah mudah kog Ladies. Penasaran bagaimana caranya... Sssttt, begini caranya.

Bahan
·         2 gelas air
·         1/2 cangkir cuka 
·         1/4 cangkir alkohol 
·         1 sampai 3 tetes minyak esensial jeruk 
·         Kain kaos bersih (tidak terpakai, secukupnya)

Cara Membuat Dan Aplikasi
Untuk membuat pembersih kaca alami sangatlah mudah. Kamu hanya perlu mencampur semua bahan yang diperlukan untuk membuat pembersih. Selanjutnya, kamu bisa menggunakan sebagai pembersih kaca. Celupkan beberapa kain katun atau kain kaos di dalam cairan pembersih yang sudah jadi. Selanjutnya, usapkan pada kaca yang kotor dengan perlahan. Usapkan hingga semua kotoran di kaca terangkat dengan baik. Jika sudah, kamu bisa mengusap kembali kaca dengan kain yang masih kering. Taraa,,, kaca pun akan semakin bersih dan bening.

Sebagai catatan, usahakan tidak membersihkan kaca saat cuaca panas. Membersihkan kaca saat cuaca panas justru akan membuat kaca mudah kering dengan sendirinya dan meninggalkan banyak coretan. 

Sumber:

http://www.vemale.com/

Tuesday, February 3, 2015

Pengertian Sastra Lampung

Sastra Lampung adalah sastra yang menggunakan bahasa Lampung sebagai media kreasi, baik sastra lisan maupun sastra tulis. Sastra Lampung memiliki kedekatan dengan tradisi Melayu yang kuat dengan pepatah-petitih, mantera, pantun, syair, dan cerita rakyat.

Sastra Lisan Lampung menjadi milik kolektif suku Lampung. Ciri utamanya kelisanan, anonym, dan lekat dengan kebiasaan, tradisi, dan adat istiadat dalam kebudayaan masyarakat Lampung. Sastra itu banyak tersebar dalam masyarakat dan merupakan bagian sangat penting dari khazanah budaya etnis Lampung.

Klik untuk baca selengkapnya 

Wednesday, January 28, 2015

Arabic Calligraphy

Tapis is an original woven fabric from Lampung society. Lampung is a tribe and province in Indonesia. Tapis motif is made from gold color yarn. Tapis has many motives, for example: animal motif, plant motif, human motif, and calligraphy. The most popular motif is calligraphy motif. Motif is sewn by hand, without sewing machine.

Tapis is usually used for wedding or custom ceremony. In past time, tapis is a symbol of high class society.

We provide tapis that it is used for wall decoration. It has to be framed, then put it on wall in the your living room or other room.

Tapis specification:
- Length = 100 cm and widht = 60 cm
- Motif: Verse 255 of chapter Al-Baqarah
- Motif is made from gold color yarn.

For ordering, please call +62-85741887228 or e-mail andirahmanto2807@gmail.com

Tapis Type 1
- Price @ USD 50

Motif is sewn from gold yarn


Tapis Type 2
- Price @ USD 100
Lampung Woven Fabric